Rabu, 18 Februari 2015

sahabat

ini adalah kisah ku, waktu itu tamat sma binggung mau nerusin kmna kwan- sudah ada pilihan masing, nahhh sedangkan saya yang terpikir dalam benak ku hanya mengharap kan tes sekolah yang ikatan dinas tapi apa nasib berkata lain dari tes polisi dan lain-lain. 

pernah saya sampai putus asa rasanya tak tau mau kmna lgi nasib ini berjalan, dan sampai lah pikiran ku untuk merantau ke jakarta

setelah sampai di jakarta saya diantar olh kakak ke tempat sya akan menjalankan hari-hari saya disana, saya di suruh untuk mengikuti bimbel yang di peruntukan untuk persiapan tes, minggu pertama rasaya saya ingin pulang saja tetapi lama kelamaan saya mulai menemukan sababat-sahabat yang benar-benar sahabat yg bukan hanya sekedar ingin bermain sahabat ku ini lah yang selalu menyemagatiku. 

waktu telah berjalan 2 bulan tektrasa sudah mendakati tes tapi rasanya masih kurang persiapan, kami hanya bisa bertawakal saja dgan apa yang sudah di persiapkan selama ini. tiba lah waktu saat tes tiba persiapan alat tulis pun tak dudah aku siapkan dri malam sebelum tidur, jujur saja aku malam nya sangat tidak nyeyak untuk tidur trus terpikir di benak ku akan kegagalan. 
pagi pun tiba kmi pun brangkat dri tempat kos, saat tiba di tempat tes melihat sangain yang sanggggaaattt banyak menurun kan kepercayaan diri ku di pikiran ku hanya ada bapak ibuk aku akan nerjuang semampu ku untuk mengalahkan orang-orang ini, tapi apa nasib berkata lain stelah dua minggu strlah tes pengguman pun keluar tpi apa aku hanya bisa tertunduk tak sanggup menahan kegagalan ini rasanya ingin sekali matii pada saat itu. untungnya ada seorang sahabat yang terus menyemagatiku yang aku ingat dari kata-katanya "hidup cuman sekali nikmati dunia jagan berpikir bahwa mati kita akan  akan bahagia justru itu yang akan membuat munsengsara disana, tetap semagat kwan youuuu cannnn ahmad" thanks you brodher kata-kata mu akan ku ingat selalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar